PENANDATANGANAN NASKAH KERJASAMA FISIB-UTM DAN FIB UNEJ

Jalin Kerjasama Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka

Tuntutan peningkatan kinerja, pengembangan program studi, metoda belajar terkait kurikulum merdeka-merdeka belajar, dan tuntutan peningkatan kualitas lulusan di era Industry 4.0 telah menginspirasi Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura menjalin kerjasama nyata dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember. Kolaborasi tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan naskah perjanjian kerjasama secara virtual oleh Surokhim S.Sos., SH., M.Si.  Dekan FISIB-UTM dan Prof. Dr. Sukarno, M.Litt, Dekan FIB-UNEJ, pada hari ini, Kamis, 11 Februari 2021.

Prof. Dr. Sukarno, M.Litt menyatakan bahwa kerjasama nyata ini telah diidamkan kedua belah pihak, salah satu penyebabnya adalah hubungan mesra FISIB –UTM dan FIB-UNEJ yang telah berlangsung sejak lama. Eratnya hubungan tersebut tercermin dari banyaknya alumnus FIB-UNEJ yang mengabdi dan berkarya di FISIB-UTM. Dalam sambutan balasannya, Dekan FISIB – UTM, Surokhim S.Sos., SH., M.Si., menyatakan menyambut hangat kerjasama ini sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, dalam rangka implementasi kurikulum Merdeka Belajar –  Kurikulum Merdeka. Kerjasama ini juga sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di kedua fakultas. Penandatanganan naskah kerjasama ini diharapkan dapat mengawali karya nyata kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat se-Madura Raya yang juga sudah menjadi salah satu kawasan lingkar  khusus pembangunan Jawa Timur. Hal ini selaras dengan proyeksi para peneliti di FISIB-UTM yang tertuang pada buku Madura 2030, Madura 2040, dan Madura 2050.

Jalinan erat kerjasama ini diyakini kedua belah pihak akan mampu membawa kedua institusi ini meraih prestasi lebih tinggi melalui berbagai publikasi ilmiah dan program pengabdian masyarakat yang lebih nyata. Kolaborasi ini juga diharapkan akan mampu membawa kedua institusi mampu menjelajah lebih jauh dalam rangka pengembangan serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pelaksanaan “Kurikulum Merdeka – Merdeka Belajar”.