Program Studi Sosiologi FISIB UTM mengadakan webinar series: “EMPOWERMENT AND COMMUNITY” Bonus Demografi dan Eksistensi Generasi-Z
Bangkalan, 30 September 2025 – Laboratorium Rekayasa Sosial, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan kegiatan webinar series “EMPOWERMENT AND COMMUNITY” dengan mengusung tema “Bonus Demografi dan Eksistensi Generasi-Z ”. Kegiatan ini dilakukan secara DARING (Dalam Jaringan) atau online dalam zoom meeting, dengan audiens dosen sosiologi dan […]
Program Studi Sosiologi FISIB UTM mengadakan webinar series: “EMPOWERMENT AND COMMUNITY” Bonus Demografi dan Eksistensi Generasi-Z
Bangkalan, 30 September 2025 – Laboratorium Rekayasa Sosial, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan kegiatan webinar series “EMPOWERMENT AND COMMUNITY” dengan mengusung tema “Bonus Demografi dan Eksistensi Generasi-Z ”. Kegiatan ini dilakukan secara DARING (Dalam Jaringan) atau online dalam zoom meeting, dengan audiens dosen sosiologi dan […]
Program Studi Sosiologi FISIB UTM mengadakan webinar series: “EMPOWERMENT AND COMMUNITY” Bonus Demografi dan Eksistensi Generasi-Z
Bangkalan, 30 September 2025 – Laboratorium Rekayasa Sosial, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan kegiatan webinar series “EMPOWERMENT AND COMMUNITY” dengan mengusung tema “Bonus Demografi dan Eksistensi Generasi-Z ”. Kegiatan ini dilakukan secara DARING (Dalam Jaringan) atau online dalam zoom meeting, dengan audiens dosen sosiologi dan […]
Program Studi Sosiologi FISIB UTM mengadakan webinar series: “EMPOWERMENT AND COMMUNITY” Bonus Demografi dan Eksistensi Generasi-Z
Bangkalan, 30 September 2025 – Laboratorium Rekayasa Sosial, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan kegiatan webinar series “EMPOWERMENT AND COMMUNITY” dengan mengusung tema “Bonus Demografi dan Eksistensi Generasi-Z ”. Kegiatan ini dilakukan secara DARING (Dalam Jaringan) atau online dalam zoom meeting, dengan audiens dosen sosiologi dan mahasiswa sosiologi FISIB UTM. Kegiatan ini dibuka oleh MC Siti Rohmah, mahasiswa sosiologi FISIB UTM anggkatan 2022, selanjutnya sambutan oleh Yuliana Windi Sari, S.Sos, M. Sosio. selaku Koordinator Laboratorium Rekayasa Sosial Program Studi Sosiologi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai bonus demografi, mengetahui kondisi kependudukan, mengetahui peran generasi-Z yang produktif, dan mengetahui kebijakan pemerintah dalam pengendalian penduduk. Kegiatan ini dipandu oleh Indra Jaya Kusuma W., S.Sos., M. Sosio. selaku dosen sosiologi UTM yang bertindak sebagai moderator untuk menjaga alur diskusi agar berjalan dengan lancar dan interaktif.
Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Khurotul Lailiyah, S.Sos.,M.Sosio. selaku Penelaah Teknis Kebijakan BKKBN Provinsi Jawa Timur, menyampaikan jumlah penduduk Indonesia setiap tahunnya meningkat berdasarkan data BPS jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020 sebanyak 270,20 jiwa, pada tahun 2030 mencapai angka 294,11 jiwa, sedangkan pada tahun 2040 mencapai 312,51 jiwa. Pada tahun 2024, 1dari 5 penduduk Indonesi adalah pemuda (66,22 juta jiwa) akan tetapi, terdapat penurunan sekitar 1,21 persen dari tahun 2015 – 2024. Lebih lanjut Khurotul Lailiyah, S.Sos.,M.Sosio. juga menyampaikan berdasaran data TPS setiap perempuan digantikan oleh satu anak perempuan untuk menjaga keberlangsungan regenerasi.
Dalam salah satu pemaparannya, Khurotul Lailiyah, S.Sos.,M.Sosio. menjelaskan mengenai bonus demografi yaitu, merupakan suatu keuntungan ekonomi yang didapatkan ketika rasio ketergantungan mengalamai penurunan, dimana struktur umur penduduk didominasi oleh jumlah penduduk produktif. Ia juga menyampaikan bahwasanya, window of opportunity atau jendela peluang akan datang sekali dalam sejarah suatu bangsa, durasinya singkat yaitu sekitar1-2 dekade. Sedangkan, prasyarat bonus demografi yaitu, SDMnya harus berkulitas, tersedianya lapangan pekerjaan, angka kelahiran terjaga, tabungan masyarakat meningkat, pasar kerja fleksibel.
Kegiatan ini juga menjelaskan tantangan dan peran generasi-Z. Peralihan dari masa anak-anak ke remaja hingga dewasa banyak hal yang terjadi, baik perubahan fisik, pencarian jati diri, membutuhkan teman sebaya dan sebagainya. Begitupula dengan tantanggannya cukup bervariatif, maka perlu memilih lingkungan yang sehat untuk menghindari hal-hal negatif yang tidak dinginkan. Generasi -Z harus kenali dan optimalkan potensi diri, memanfaatkan peluang, produktif semuda mungkin, fokus pada kekuatan diri dan kembangkan, menghindari pernikahan dini dan pergaulan bebas. Menuju Indonesi emas 2045 pemerintah juga harus perperan aktif dalam `meningkatkan kualitas SDM, pengendalian penduduk, kualitas kesehatan, lapangan pekerjaan dan sebagainya.
Kegiatan webinar series berlangsung sangat interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, para peserta dalam hal ini – mahasiswa sosiologi menyampaikan pertanyaan, salah satunya mengenai pendapat pemateri mengenai istilah yang viral dimedia sosial “Married is scary”. Khurotul Lailiyah, S.Sos.,M.Sosio. memberikan tanggapan bahwasannya ketika menikah kita pasti akan menghadapi ketidaksesuain pendapat, karakter pasangan dan sebagainya. Pernikahan tidak selamanya menyedihkan ada masanya pernikah itu adalah kebahagiaan dalam merajut rumah tangga. Hindari pernikahan dini untuk meminimalisir perceraian dalam pernikahan, jadi tidak selamanya pernikahan itu menyedihkan “Married is scary and happy” pernikahan itu ada masanya sedih dan bahagia. Selanjtnya acara ditutup oleh Master of ceremony.