Keseruan Liga PKM FISIB UTM: Wadah Mahasiswa Tuangkan Ide Kreatif
BANGKALAN – Ruang Seminar Lantai 2 FISIB UTM mendadak ramai pada Jumat (31/10). Bukan tanpa alasan, para mahasiswa sedang berkompetisi dalam Liga PKM 2025 untuk membuktikan siapa yang punya ide paling keren dan solutif. Pelaksanaan kompetisi Liga PKM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) tahun 2025. Diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di […]
Keseruan Liga PKM FISIB UTM: Wadah Mahasiswa Tuangkan Ide Kreatif
BANGKALAN – Ruang Seminar Lantai 2 FISIB UTM mendadak ramai pada Jumat (31/10). Bukan tanpa alasan, para mahasiswa sedang berkompetisi dalam Liga PKM 2025 untuk membuktikan siapa yang punya ide paling keren dan solutif.
Pelaksanaan kompetisi Liga PKM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) tahun 2025. Diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FISIB, jajaran dekanat, serta tim juri ahli yang bertugas mengevaluasi proposal penelitian dan pengabdian masyarakat.
Acara ini dilaksanakan di Lantai 2, Ruang Seminar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura.
Yang dilaksanakan pada jumat, 31 oktober 2025. Acara ini bertujuan untuk menjaring ide-ide unggul mahasiswa, meningkatkan budaya riset, serta mempersiapkan tim-tim terbaik untuk berkompetisi di tingkat universitas hingga nasional (PIMNAS).
Kegiatan berlangsung secara kompetitif di mana setiap tim mempresentasikan proposal mereka di hadapan dewan juri. Diskusi hangat mengenai metodologi, orisinalitas ide, hingga kemanfaatan sosial menjadi inti dari presentasi yang dilakukan di Ruang Seminar tersebut.
Suasana di Lantai 2 FISIB tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, para peserta yang terdiri dari tim-tim kolaboratif antar-prodi telah bersiap dengan poster dan materi presentasi mereka.
Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan fakultas menekankan bahwa mahasiswa FISIB memiliki peran krusial dalam memberikan perspektif humaniora dan sosial di era digital. Liga PKM ini bukan sekadar lomba, melainkan simulasi bagi mahasiswa untuk berpikir kritis dan sistematis.
Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul proposal-proposal berkualitas yang mampu lolos pendanaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Liga PKM FISIB 2025 ditutup dengan pengumuman pemenang dan sesi evaluasi bersama, yang menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta untuk menyempurnakan inovasi mereka ke depan.